PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Sejarah perkembangan Pendidikan Kewarganegaraan (civic education) di dunia mulai diperkenalkan untuk pertama kalinya sejak tahun1790 di Amerika Serikat. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan (civic education) agar seluruh penduduk Amerika Serikat yang memiliki keragaman suku bangsa yang berasal dari berbagai negara di dunia yang datang ke Amerika. Latar belakang lahirnya Pendidikan Kewarganegaraan (civic education) berawal dari perjalanan sejarah panjang bangsa indonesia yang dimulai sejak dari perebutan dan mempertahankan kemerdekaan sampai pada pengisian kemerdekaan.
Pendidikan Kewarganegaraan (civic education) diselenggarakan untuk membekali mahasiswa selaku calon pemimpin dimasa depan dengan kesadaran bela negara serta kemampuan berpikir secara komprehensif integral dalam rangka ketahanan nasional. Kesadaran bela negara ini berwujud sebagai keralaan dan kesadaran malakukan kelangsungan hidup bangsa melalui profesinya. Kesadaran bela negara dengan demikian kesadaraan bela negara mengandung arti :
1. kecintaan kepada tanah air
2. kesadaran berbangsa dan bernegara
3. keyakinan akan pancasila dan uud nkri tahun 1945
4. kerelaan berkorban bagi bangsa dan negara serta
5. sikap dan perilaku awal bela negara
Pendidikan Kewarganegaraan adalah suatu program pendidikan yang tujuannya utamanya membina warga negara menjadi lebih baik menurut syarat-syarat kriteria dan ukuran ketentuan-ketentuan pembukakan UUD dan batang tubuh UUD 1945.
Pengertian Kewarganegaraan secara bahasa, istilah "civic education" oleh sebagian pakar diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia menjadi pendidikan kewargaan atau pendidikan kewarganegaraan. istilah "pendidikan kewargaan" diwakili oleh Azra dan Tim ICCE (indonesian center for civic education). dari definisi etimologis tersebebut dapat dijelaskan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan dirumuskan secara luas untuk mencangkup proses penyiapan generasi muda untuk mengambil peran dan tanggung jawabnya sebagai warga negara, dan secara khusus, peran pendidikan termasuk didalamnya persekolahan, pengajaran dan pelajaran, dalam proses penyiapan, warga negara tersebut.
Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan
Tujuan utama Pendidikan Kewarganegaraan untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku yang cinta tanah air dan bersendikan kebudayakan bangsa, wawasan nusantara, serta ketahanan nasional dalam diri calon-calon penerus bangsa yang sedang dan mengkaji dan akan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni.


0 komentar:
Posting Komentar